Kebanyakan pemakai kendaraan memandang bahwa memoles mobil adalah salah satu langkah untuk merawat kendaraan. Sebenarnya dengan terlalu sering memoles mobil, lapisan cat mobil akan semakin cepat menipis. Untuk memoles mobil minimal bisa dengan menggunakan produk yang berbahan dasar silicon. Silicon bisa digunakan untuk menutup baret halus. Penggunaan produk ini sangat simpel karena aplikasi dapat dengan menggunakan tangan. Kalau ingin menghilangkan baret atau lecet bisa menggunakan kompon putih dan kemudian di poles dengan produk berbahan dasar silicon tersebut.
Sering juga kita jumpai pada body kendaraan terdapat jamur yang membuat cat kendaraan menjadi kusam. Untuk hal ini, BangSobil merekomendasikan untuk menghilangkan jamur kaca bisa menggunakan anti jamur kaca (dengan merk Dobeli) dengan dicampur air 1:5 atau 1:10, kemudian langsung di poles.
Untuk menghilangkan jamur, pengerjaanya harus hati2 dan cepat. Karena obat jamur tidak boleh dipakai di permukaan yang masih panas dan dibawah terik matahari langsung. Jadi butuh pengalaman untuk aplikasinya. Gunakan Polish untuk menutup swirl dan baret halus dan sebagai pengkilap. Namun, Polish hanya untuk menutup, bukan menghilangkan seperti kompon. Daya kikis terhadap cat hampir tidak ada. Wax sebagai pelindung cat dari ultra violet dan pengkilap cat, sementara daya kikis tidak ada.[stp/fjsb]
- 25-06-2010 13:40 - KIA Pride Tawarkan Kenyamanan Dalam Bandrol Miring
- 25-06-2010 09:21 - Plat Nomor Mobil Beralih ke Era Digital
- 24-06-2010 12:41 - Picanto Jadi Senjata Andalan Kia
- 22-06-2010 16:06 - Rumor Honda Siapkan CR-Z Si dan EV
- 21-06-2010 14:32 - Chevrolet Orlando Siap Diproduksi
- 19-06-2010 09:29 - Beli Chevrolet Volt, Gratis Charger Baterai
- 14-06-2010 10:33 - Chevrolet Tak Boleh Disebut 'Chevy'
- 12-06-2010 14:07 - Mazda MX-5, Mobil Sport Terbaik Versi JD Power
- 11-06-2010 13:49 - Efek Konsumsi Ganja Dalam Berkendara Tak Separah Alkohol
- 09-06-2010 11:36 - Generasi Mobil Penerus Hummer
Komentar (0)
Subscribe to this comment's feedTulis Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.































